Jurnal Keteknikan Pertanian
Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Keteknikan Pertanian

Fluktuasi Iklim Mikro Dalam Rumah Pembibitan Tanaman Berventilasi Alami

Raihan Anwar Thaha (Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Agricultural Engineering and Technology, IPB University)
Budi Indra Setiawan (Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Agricultural Engineering and Technology, IPB University)
Satyanto Krido Saptomo (Department of Civil and Environmental Engineering, Faculty of Agricultural Engineering and Technology, IPB University)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2026

Abstract

Produksi kayu dari hutan tanaman industri di Indonesia meningkat dari 18,8 menjadi 49,6 juta m³ pada periode 2015–2022. Peningkatan ini menuntut ketersediaan bibit dalam jumlah dan kualitas yang memadai. Umumnya, pembibitan dilakukan menggunakan biji atau stek di dalam greenhouse, kemudian dipindahkan ke luar ruangan saat mendekati waktu tanam. Keberhasilan pembibitan di dalam greenhouse sering terkendala oleh suhu yang melebihi batas toleransi tanaman, sehingga menghambat pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fluktuasi suhu di dalam greenhouse pembibitan Eucalyptus sebagai sumber bahan baku industri pulp dan kertas, serta mengembangkan model pindah panas yang sesuai dengan kondisi greenhouse tersebut. Kondisi iklim di dalam dan di luar greenhouse diukur menggunakan automatic weather station dengan interval 30 menit selama lima bulan. Model pindah panas yang dikembangkan menjelaskan pengaruh perubahan iklim luar terhadap suhu di dalam greenhouse. Berdasarkan kondisi greenhouse, perbedaan suhu antara lantai dan atap diabaikan sehingga model menjadi lebih sederhana. Model menghasilkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9051 dan root mean square error (RMSE) 1,31°C. Fluktuasi suhu di dalam greenhouse relatif lebih stabil, dengan rata-rata suhu 0,1°C lebih rendah dan kelembapan relatif 2,9% lebih tinggi dibandingkan di luar. Keterbatasan model ini adalah ketidakmampuannya memprediksi suhu ekstrem di luar secara akurat. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan lebih lanjut, termasuk mempertimbangkan kemungkinan perubahan nilai parameter pindah panas pada kondisi suhu yang lebih ekstrem.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jtep

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Keteknikan Pertanian dengan No. ISSN 2338-8439, pada awalnya bernama Buletin Keteknikan Pertanian, merupakan publikasi resmi Perhimpunan Teknik Pertanian Indonesia (PERTETA) bekerjasama dengan Departemen Teknik Mesin dan Biosistem (TMB) IPB yang terbit pertama kali pada tahun 1984, berkiprah ...