Penelitian ini mengulas peran krusial kepemimpinan Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) dalam mempertahankan dan memperkuat jati diri Silima Suak sebagai fondasi identitas Suku Pakpak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan Ketua Harian sebagai sumber primer, serta studi dokumentasi sebagai sumber sekunder. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam tentang peran dan filosofi kepemimpinan HIMPAK dalam konteks budaya Suku Pakpak. HIMPAK memposisikan diri sebagai “rumah bersama” yang secara efektif menjembatani tradisi dan modernitas. Temuan utama menunjukkan bahwa kepemimpinan HIMPAK menerapkan prinsip inklusif dengan memastikan adanya keterwakilan yang adil dari seluruh Silima Suak dalam struktur kepengurusan. Pengambilan keputusan organisasi dijiwai oleh filosofi luhur, yang menuntun pada musyawarah mufakat. Fokus program HIMPAK tidak hanya pada pelestarian seni, budaya, dan adat, tetapi juga pada kaderisasi pemuda untuk kelanjutan tradisi, serta perhatian pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat (melalui IKM dan Koperasi)
Copyrights © 2025