Kecemasan berbicara merupakan masalah psikologis yang sering dialami mahasiswa dan memengaruhi kemampuan komunikasi serta kinerja akademik. Kondisi ini muncul ketika individu harus menyampaikan pendapat atau melakukan presentasi di hadapan orang lain. Meskipun pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) telah banyak digunakan untuk menangani berbagai bentuk kecemasan, kajian literatur yang secara khusus membahas efektivitas CBT dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan kelas dalam konteks pendidikan masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan konseling dengan pendekatan CBT dalam menurunkan kecemasan berbicara di depan kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain narrative literature review. Sebanyak 20 artikel jurnal ilmiah yang telah melalui proses peer-review dan diterbitkan pada rentang tahun 2021-2025 dianalisis secara sistematis. Sumber literatur diperoleh dari beberapa basis data akademik, yaitu Google Scholar, Microsoft Academic, ScienceDirect, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ). Kriteria inklusi meliputi penelitian empiris yang dilakukan dalam konteks pendidikan, studi yang menggunakan CBT sebagai intervensi utama, serta artikel yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah bereputasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi kualitatif untuk mengidentifikasi teknik CBT yang digunakan, faktor penyebab kecemasan, serta hasil intervensi yang dilaporkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi konseling berbasis CBT efektif dalam menurunkan kecemasan berbicara di depan kelas melalui teknik restrukturisasi kognitif dan latihan paparan perilaku secara bertahap. Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri serta partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran setelah mengikuti intervensi CBT. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CBT berpotensi diintegrasikan secara sistematis dalam layanan bimbingan dan konseling di lingkungan pendidikan untuk membantu peserta didik mengatasi kecemasan komunikasi akademik.
Copyrights © 2026