Modifikasi aspal diperlukan untuk meningkatkan kualitas bahan pengikat. Penelitian eksperimental ini menganalisis pengaruh karet pravulkanisasi (Vulatex) terhadap karakteristik fisik aspal penetrasi 60/70 serta menentukan kadar optimum. Aspal dimodifikasi dengan Vulatex 0%, 1%, 3%, 5%, dan 7% berdasarkan berat aspal dan diuji sesuai SNI serta dibandingkan dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Pengujian meliputi penetrasi 25°C, titik lembek, titik nyala/bakar, berat jenis, daktilitas, dan kehilangan berat (loss on heating). Penambahan Vulatex menurunkan penetrasi dari 64,80 dmm (0%) menjadi 53,70 dmm (7%) dan meningkatkan titik lembek hingga 54,65°C (7%). Titik nyala/bakar 260–294°C memenuhi persyaratan minimum (≥230°C) dan berat jenis 1,02–1,09 g/cm³. Daktilitas menurun dari 110,00 cm (0%) menjadi 90,50 cm (7%); namun pada kadar 3% masih ≥100 cm (101,50 cm). Kehilangan berat menurun dari 0,60% (0%) menjadi 0,04–0,09% dan seluruh variasi memenuhi batas maksimum 0,8%. Kadar Vulatex 3% direkomendasikan sebagai optimum karena meningkatkan kekakuan tanpa menurunkan daktilitas di bawah batas spesifikasi serta lebih tahan terhadap pengaruh pemanasan.
Copyrights © 2026