Ketahanan pangan dan kesehatan keluarga adalah dua aspek penting yang saling berkaitan, terutama di wilayah pedesaan. Pemanfaatan pekarangan melalui budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi strategi lokal yang potensial untuk mendukung kemandirian pangan dan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Wanio, Kabupaten Sidenreng Rappang, dalam mengelola pekarangan sebagai sumber pangan sehat dan obat tradisional. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui ceramah, diskusi, serta praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan, dari 48,50 menjadi 78,50 (p = 0,001). Peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan. Aparat desa merespons positif dengan mendukung keberlanjutan melalui pembentukan kelompok TOGA dan taman percontohan. Edukasi ini terbukti efektif meningkatkan literasi masyarakat serta berpotensi mendukung ketahanan pangan dan kesehatan keluarga.
Copyrights © 2026