Urbanisasi di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, menyebabkan alih fungsi lahan hijau menjadi area terbangun, seperti perumahan dan fasilitas publik, yang mengurangi vegetasi dan mengganggu keseimbangan lingkungan. Penelitian ini menggunakan Google Earth Engine (GEE) untuk memantau perubahan spasio-temporal lahan terbangun dan vegetasi selama 2019–2023. Analisis dilakukan dengan indeks NDVI dan NDBI menggunakan citra Sentinel-2A-MSI beresolusi 30 meter. Hasil menunjukkan nilai NDVI berkisar antara -0,09 hingga 0,91, dengan penurunan kerapatan vegetasi dari 2019 hingga 2023. Sebaliknya, nilai NDBI meningkat, mencerminkan ekspansi lahan terbangun. Korelasi negatif antara NDVI dan NDBI menunjukkan urbanisasi berkontribusi pada penurunan area hijau. Nilai NDVI tertinggi terdapat di wilayah utara, sedangkan NDBI tertinggi terkonsentrasi di wilayah tengah dan selatan. Penggunaan GEE terbukti efisien untuk memantau perubahan tutupan lahan, mendukung perencanaan kota berkelanjutan dengan mempertimbangkan keseimbangan pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan ramah lingkungan di Kecamatan Ajung.
Copyrights © 2025