Pendidikan inklusif merupakan upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan inklusif perlu memiliki sistem manajemen penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen PPDB inklusif di SMP Negeri Kota Pasuruan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyusunan mekanisme layanan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan kepala sekolah, panitia PPDB, guru pendamping khusus, serta tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan sekolah, sosialisasi konsep pendidikan inklusif, pendampingan penyusunan mekanisme PPDB inklusif, fasilitasi asesmen awal calon peserta didik, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman panitia PPDB mengenai prinsip-prinsip pendidikan inklusif serta pentingnya identifikasi kebutuhan layanan peserta didik sejak tahap penerimaan. Sekolah juga memperoleh rancangan prosedur penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus yang lebih sistematis dan adaptif. Kegiatan ini berkontribusi memperkuat manajemen PPDB inklusif serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang ramah dan inklusif.
Copyrights © 2026