Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar melalui penggunaan media edukatif multimodal dalam pembelajaran. Rendahnya pemahaman siswa mengenai konsep makanan sehat dan pemilihan jajanan sehat menjadi latar belakang dilaksanakannya penelitian ini. Metode yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa tes literasi kesehatan berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Hasil uji validitas menunjukkan nilai r-hitung berkisar antara 0,42–0,78 yang lebih besar dari r-tabel 0,361, sehingga seluruh butir soal dinyatakan valid. Uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha menghasilkan nilai 0,85 yang menunjukkan kategori reliabilitas tinggi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai rata-rata, persentase ketuntasan belajar, serta N-Gain untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai literasi kesehatan siswa meningkat dari 59,65 pada pra-siklus menjadi 66,80 pada siklus I dan 73,25 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat hingga 80% pada siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu ≥75% siswa mencapai nilai ≥70. Hasil perhitungan N-Gain sebesar 0,34 menunjukkan peningkatan pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media edukatif multimodal efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026