Artificial Intelligence (AI) memiliki kepraktisan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem pembelajaran. Kepraktisan tersebut sejatinya dapat menjadi penguat dengan penerapan prinsip etika dan human-centered apabila dimanfaatkan secara bijaksana. Guru di Kabupaten Tanah Datar belum mampu secara maksimal memanfaatkan AI berdasarkan kedua prinisip tersebut dan masih menggunakan secara sederhana tanpa melakukan validasi akan informasi untuk pembelajaran, termasuk dala menyusun modul ajar, artinya sangat diperlukan sebuah program dalam memberikan penguatan tersebut. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan guru sebagai subjek aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Setelah dilaksanakan pemaparan makteri, workshop, dan sesi praktik penggunaan AI, menunjukkan bahwa program tersebut mampu meningkatkan pemahaman guru terhadap konsep dasar dan peran Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan. Peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai definisi AI, perkembangan teknologi pendukung pembelajaran, serta peluang dan tantangan implementasinya di sekolah.
Copyrights © 2025