Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di SD Negeri 46 Songing, Kabupaten Sinjai. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya indikasi rendahnya kedisiplinan dan profesionalisme guru akibat kurangnya dorongan manajerial di wilayah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan empat strategi utama: pemberian penghargaan (reward), fasilitasi pendidikan dan pelatihan (diklat), penciptaan kondisi kerja yang menyenangkan, serta pembinaan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja guru bersumber dari faktor intrinsik, yaitu visi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan mencetak generasi berkualitas. Namun, efektivitas strategi ini terhambat oleh keberagaman karakter guru, keterbatasan sarana prasarana, rendahnya dukungan masyarakat, serta kendala akses internet. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kepemimpinan adaptif dan sinergi antara sekolah dengan pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan fasilitas demi optimalisasi kinerja pendidik.
Copyrights © 2025