Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MENGANTISIPASI PERUBAHAN KARAKTER GENERASI Z DI ERA DIGITALISASI Sulfitri Husain; Nurhamni Nurhamni; Fahmi Surya Abdi; M Yogi Pratama Maruf; Faradila Oktafiani
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v3i1.3664

Abstract

Globalisasi membawa perubahan signifikan bagi kehidupan manusia. Hal tersebut tidak hanya berdampak positif tetapi juga berdampak negatif khusunya bagi tumbuh kembang anak. Terutama pada perubahan dalam persoalan karakter anak. Hadirnya digitalisasi yang menjadi salah satu bagian dari Globalisasi tersebut menjadi hal tidak terpisahkan dan juga berdampak pada perubahan karakter khususnya generasi Z. Teknologi yang sejatinya memberikan kemudahan dalam aktivitas keseharian rupanya menimbulkan efek buruk pada anak. Penggunaan hand phone atau gawai yang sering digunakan tanpa pembatasan waktu serta kontrol dari orang tua menjadikan anak kecanduan, waktunya habis pada gawai, tidak fokus, dan anak menjadi malas belajar, serta beraktivitas yang lainnya. Dalam hal ini, memperhatikan karakter menjadi sebuah upaya agar perubahan karakter yang terjadi dapat segera disikapi. Selain itu, agar generasi Z dapat memelihara nilai-nilai baik, menghormati antar sesama, dan lebih menghargai waktu.selain itu agar dapat mengambil keputusan mana yang tepat dan tidak tepat. Pengabdian ini dilakukan beberapa tahap mulai dari perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan. Tahap perencanaan dimulai dengan pembentukan tim pengabdian. Selanjutnya tahapan persiapan berupa kelengakapan dalam melakukan pengabdian (alat tulis, infocus, tape rekorder, spanduk, materi, dan hal lain yang terkait). Pada tahap pelaksanaan yaitu memberikan pengayaan atau presentasi materi terkait bagaiamana mengantisipasi perubahan karakter khususnya pada generasi Z melalui metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait perubahan karakter sehingga dapat mengantisipasi terhadap hal yang kurang baik pada anak sejak dini. Adapun luaran yang ditargetkan dalam pengabdian ini terdiri dari luaran wajib berupa jurnal terakreditasi sinta dan luaran tambahan berupa spanduk kegiatan dan bahan ajar.
Praktik Manajemen Kolaboratif melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Sinjai sebagai Model Penguatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Muallim; Fahmi Surya Abdi
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): October Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v7i2.89998

Abstract

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan instrumen strategis dalam peningkatan mutu guru, namun pelaksanaannya di daerah masih menghadapi berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik manajemen kolaboratif Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di Kabupaten Sinjai sebagai model penguatan PKB bagi guru SMP. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi untuk menjamin keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan secara kolaboratif berbasis analisis kebutuhan, pelaksanaan lebih berfokus pada pengembangan diri guru dibanding karya inovatif dan publikasi ilmiah, serta pengawasan masih bersifat administratif. Faktor pendukung utama adalah kolaborasi yang solid, dukungan fasilitatif dari dinas pendidikan, dan pendanaan mandiri; sedangkan hambatannya berupa perbedaan generasi dan rendahnya inovasi program. Kesimpulan penelitian ini menegaskan MKKS Sinjai sebagai model praktik baik yang partisipatif, akuntabel, dan berpotensi direplikasi di daerah lain.
MANAJEMEN STRATEGIK KEPALA TATA USAHA DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN ADMINISTRASI DI SMK BONTOASA KABUPATEN SINJAI Muallim Muallim; Fahmi Surya Abdi; Sri Yunita Simanjuntak
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala tata usaha dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi sekolah di SMK Bontoasa melalui manajemen strategik. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi manajemen strategik dalam meningkatkan layanan administrasi yang mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala tata usaha, staf administrasi, kepala sekolah, dan siswa, serta observasi langsung terhadap proses administrasi. Dokumentasi kebijakan dan prosedur administrasi digunakan untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen strategik di SMK Bontoasa melibatkan rekrutmen staf berdasarkan kompetensi, pembagian tugas yang jelas, dan peningkatan sarana prasarana. Pelaksanaan manajemen strategik di bidang kepegawaian, kurikulum, keuangan, dan administrasi siswa berjalan efektif, dengan solusi terhadap hambatan seperti keterlambatan pengumpulan dokumen siswa dan masalah koneksi internet. Evaluasi rutin dilakukan untuk memastikan kelancaran administrasi dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini menyoroti peran penting kepala tata usaha dalam mengelola dan memotivasi staf untuk mencapai tujuan pendidikan.
OPTIMALISASI MOTIVASI KERJA GURU MELALUI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH STUDI KASUS DI SD NEGERI 46 SONGING Muallim, Muallim; Fahmi Surya Abdi
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di SD Negeri 46 Songing, Kabupaten Sinjai. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah adanya indikasi rendahnya kedisiplinan dan profesionalisme guru akibat kurangnya dorongan manajerial di wilayah terpencil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan empat strategi utama: pemberian penghargaan (reward), fasilitasi pendidikan dan pelatihan (diklat), penciptaan kondisi kerja yang menyenangkan, serta pembinaan hubungan kerja yang harmonis. Motivasi kerja guru bersumber dari faktor intrinsik, yaitu visi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif dan mencetak generasi berkualitas. Namun, efektivitas strategi ini terhambat oleh keberagaman karakter guru, keterbatasan sarana prasarana, rendahnya dukungan masyarakat, serta kendala akses internet. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kepemimpinan adaptif dan sinergi antara sekolah dengan pemangku kepentingan untuk mengatasi hambatan fasilitas demi optimalisasi kinerja pendidik.
Inovasi Manajerial Kepala Madrasah dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di MIS Miftahul Hasanah Muhammadiyah Songing Kabupaten Sinjai Muallim; Fahmi Surya Abdi
Paidagogia: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): November 2025: PAIDAGOGIA: Jurnal Pengajaran dan Pendidikan
Publisher : Sumule Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examined the managerial innovations of the madrasah principal at MIS Miftahul Hasanah Muhammadiyah Songing to improve learning quality. Using a qualitative–descriptive design, data were gathered through interviews, classroom observations, and documentation, and analyzed using thematic analysis with source triangulation. The findings showed that managerial innovations were realised through collaborative work planning, effective communication, discipline modelling, and teacher capacity-building via Teachers’ Working Groups (KKG), training, facility provision, and follow-up supervisory coaching. However, challenges remained in optimizing instructional delivery and resource use, particularly due to limited ICT support. The study concluded that effective managerial leadership is crucial for aligning goals, enhancing teacher competence, and improving the learning environment. Sustaining gains requires more consistent implementation alongside targeted infrastructure support.
Management of the Village Revenue and Expenditure Budget in Corawali Village, Sidrap Regency Sri Wahyuni; Muh. Nasrullah; Nasir Nasir; Fahmi Surya Abdi
Journal of Public Policy and Local Government (JPPLG) Volume 2, Issue 3, 2025
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/6v9adx89

Abstract

The village revenue and expenditure budget is prepared to manage village finances in a transparent and accountable manner to improve community welfare. This study aims to evaluate the management of the village revenue and expenditure budget in Corawali Village, Sidenreng Rappang Regency, from the perspective of transparency and accountability. Using a qualitative descriptive approach, data was obtained from village officials, members of the village consultative body, and the community through in-depth interviews, participatory observations, and document studies. Data analysis techniques include data reduction, presentation, and qualitative verification. The research focuses on four main aspects: planning, implementation, reporting, and accountability. The results indicate that the management of the village revenue and expenditure budget has gone quite well with the community's involvement in village deliberations and program implementation. However, participation is uneven because of a limited understanding of technical information. Reporting is carried out routinely through the Siskeudes application, although it has not been fully socialized effectively. Accountability is carried out openly through village forums and information media, but the presentation of information still needs to be simplified, and human resources a
Transformasi Kapasitas Kepemimpinan Perempuan Melalui Penguatan Komunikasi Asertif dan Manajemen Prioritas Berbasis Literasi Domestik Regina Regina; Risma Niswaty; Andi Putri Tenriyola; Fahmi Surya Abdi; Tenriwaru Tenriwaru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol. 6 No. 1 (2026): Februari - Juli 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v6i1.7338

Abstract

This community service activity was carried out in response to the phenomenon of double burden experienced by women, especially mothers in Makassar City, who are required to carry out domestic and public roles simultaneously. This condition often causes women's leadership capacity and managerial abilities to be underrecognized. This service aims to transform the mindset of participants from just survival to empowered mothers through strengthening assertive speaking skills and priority management. The method used is Service-Learning with a participatory approach which is implemented through five stages of 120-minute workshops, including emotional validation, experiential reflection, role audit, identification of leadership skills, and simulation of Glass Ball and Rubber Ball strategies in decision-making. The results of the activity showed an increase in participants' critical awareness in recognizing leadership competencies and managerial skills possessed through domestic activities. In addition, participants showed behavioral changes in determining priorities and making decisions more effectively. The expected long-term impact is the formation of a supportive community and the strengthening of women's leadership that is able to balance the roles of family and society in harmony.
Analisis Peran Kehumasan dalam Penyebaran Informasi Akademik Mahasiswa di Universitas Negeri Makassar Jusmaniar; Nur Annisa Kamal; Fahri Arya Syahid; Fahmi Surya Abdi
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kehumasan dalam penyebaran informasi akademik kepada mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Kehumasan memiliki fungsi penting dalam menyampaikan informasi akademik secara cepat, tepat, dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 44 responden mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penyebaran informasi akademik yang dilakukan oleh humas kampus. Mahasiswa menilai informasi akademik mudah diakses, cepat disampaikan, serta menggunakan media digital yang efektif. Selain itu, bahasa yang digunakan dalam penyampaian informasi dinilai cukup jelas dan membantu mahasiswa dalam kegiatan akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa humas kampus memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi akademik di lingkungan perguruan tinggi melalui pemanfaatan media digital dan strategi komunikasi yang efektif.
An Analysis of the Availability of Lactation Rooms in Makassar Traditional Markets and Its Policy Implications Sri Yunita Simanjuntak; Fahmi Surya Abdi; Muallim Muallim
Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Volume 13, Issue 1, 2026
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/4jfspg24

Abstract

Lactation rooms in public spaces are a legally guaranteed right of breastfeeding mothers. However, their availability in traditional markets in Makassar City remains very limited. This study aims to analyze the availability, conditions, and factors influencing these facilities in traditional markets in Makassar City. The method used was quantitative descriptive with a cross-sectional design. Secondary data were sourced from the Makassar City Statistics Agency (2022–2024) and the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). Meanwhile, primary data was obtained through direct observation at 15 selected traditional markets using a checklist standardized by Minister of Health Regulation No. 15 of 2013. The results of the study indicate that the availability of these facilities is very limited. Only two of the 15 markets (13.3%) have lactation rooms, with only one of these meeting the adequate category. Field findings revealed three main inhibiting factors. These factors include limited physical space (84.6%), management's lack of understanding of regulations (69.2%), and weak law enforcement by relevant authorities. This situation requires serious attention. As a large city, Makassar has a population of 1,423,877 (2023) with a population density of 8,173 people per square kilometer. Meanwhile, national exclusive breastfeeding coverage for children aged 6–23 months is only 55.5%. Therefore, the limited availability of breastfeeding rooms in traditional shopping centers has the potential to hinder the fulfillment of children's and mothers' rights and poses a significant challenge to efforts to increase exclusive breastfeeding targets.
Strategi Kehumasan Dalam Membangun Kepercayaan Publik Melalui Media Sosial di Lingkungan Pendidikan Zhalsabilah Yusuf; Nadya Ramadani Mursen; Nur Hilda; Silvia; Fahmi Surya Abdi
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kehumasan dalam membangun kepercayaan publik melalui pemanfaatan media sosial di lingkungan pendidikan. Di era digital, media sosial seperti Instagram dan Facebook menjadi sarana komunikasi yang efektif antara institusi pendidikan dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kehumasan yang efektif meliputi penyampaian informasi yang transparan, konsistensi dalam publikasi konten, serta interaksi aktif dengan audiens. Kepercayaan publik dapat dibangun melalui komunikasi dua arah yang responsif dan relevan dengan kebutuhan informasi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan dalam mengoptimalkan fungsi kehumasan berbasis media sosial.