Plagiarisme merupakan salah satu permasalahan serius yang hingga kini masih menghantui dunia pendidikan. Fenomena ini merujuk pada tindakan menyalin atau mengambil karya tulis dan mengklaim sebagai milik pribadi. Terlebih lagi di zaman sekarang teknologi berkembang sangat pesat. Munculnya Teknologi Informasi seperti Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan kehidupan khususnya pendidikan. Persoalan utama yang dihadapi yaitu proses pengecekan plagiarisme tugas-tugas atau karya tulis siswa masih dilakukan secara manual sehingga masih banyak kekurangan dan kesalahan manusia. Pengabdian masyarakat program studi S1 Informatika Fakultas Teknologi Informasi dan Sains Data mengadakan pelatihan kepada guru-guru di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam untuk mampu menggunakan AI sebagai alat bantu untuk mendeteksi plagiarisme. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan digital guru sehingga mampu melakukan pengecekan plagiarisme terhadap karya tulis siswanya. Kegiatan ini diawali dengan melakukan analisis kebutuhan serta pengumpulan data dengan menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Kemudian melakukan penyuluhan tentang etika digital termasuk plagiarisme dan pelatihan penggunaan AI untuk anti plagiarisme. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terjadi peningkatan rata-rata kemampuan digital guru sebesar 25,93%.
Copyrights © 2026