Abstrak: Penelitian ini didasari dengan rasa keingintahuan peneliti terkait inovasi pengelolaan sampah anorganik di sekolah dasar yang bermanfaat dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sampel sekolah dasar negeri Kota Pangkalpinang yang sudah ditentukan oleh Dinas Pendidikan sebanyak 35 sekolah, masing-masing 5 sekolah dasar untuk mewakili kecamatan. Data penelitian diambil dengan cara wawancara, kuesioner dan membuat forumĀ focus group discussion (FGD), setalah data penelitian didapatkan maka data di olah dan di interprtasikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Penelitian ini menghasilkan empat inovasi pengelolaan sampah anorganik di sekolah dasar, yaitu: 1. Sampah anorganik dikumpulkan lalu diberikan kepada petugas sampah, 2. Sekolah mengumpulkan sampah anorganik dan memilahnya lalu dijual ke pengepul sampah atau bank sampah, 3. Sekolah mengumpulkan sampah anorganik lalu memilahnya dan mengalihfusikannya/repurposing agar lebih bermanfaat, 4. Sekolah meniadakan atau melarang siswanya membawa sampah ke dalam sekolah. Dari keempat inovasi pengelolaan sampah anorganik, memiliki nilai kebermanfaatan dan keberlanjutan. Kata Kunci: Inovasi Pengelolaan, Sampah Anorganik, Kota Pangkalpinang
Copyrights © 2026