Kendaraan yang berpisah, bergabung, dan menyatu pada persimpangan tak bersinyal Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Tumanurung Raya dapat menyebabkan konflik arus lalu lintas, yang pada akhirnya menyebabkan kemacetan, antrean panjang, dan tundaan pergerakan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pergerakan panjang antrian dan tundaan lalu lintas pada persimpangan Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Tumanurung Raya. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis panjang antrian dan tundaan pada persimpangan tersebut dengan menggunakan MKJI 1997 pada perangkat lunak Vissim. Persimpangan tak bersinyal Jalan Sultan Hasanuddin dan Jalan Tumanurung Raya mengalami kondisi lalu lintas pada hari Senin pada jam sibuk 17.10-18.10 arah utara sebesar 1782,7 km/jam, 07.10-08.10 arah selatan sebesar 1458,4 km/jam, dan 07.20-08.20 arah timur sebesar 1279,6 km/jam. Temuan ini berdasarkan analisis yang telah dilakukan. Pada tipe 324, peluang antrian berkisar antara 20 hingga 40% dengan tingkat pelayanan (B), dan tingkat kejenuhan 0,70. Besaran tundaan adalah 11,29 detik/smp.
Copyrights © 2026