Kemiskinan pedesaan masih menjadi permasalahan struktural yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Lombok Timur. Meskipun berbagai program pengentasan kemiskinan telah dilaksanakan, tingkat kemiskinan di wilayah pedesaan relatif lebih tinggi dibandingkan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor utama yang mempengaruhi kemiskinan di pedesaan Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), laporan pemerintah daerah, serta literatur relevan. Variabel yang dianalisis meliputi tingkat pendidikan, kesempatan kerja, struktur mata pencaharian, akses infrastruktur, dan tingkat pendapatan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan lapangan kerja non-pertanian, ketergantungan pada sektor pertanian tradisional, serta minimnya akses terhadap infrastruktur dasar menjadi faktor dominan yang memperparah kemiskinan pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pembangunan pedesaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026