Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat terjadi pada Wanita Usia Subur (WUS) dan berpotensi memengaruhi kesehatan reproduksi, termasuk dalam pemilihan metode kontrasepsi. Rendahnya pengetahuan WUS mengenai hipertensi dan hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan peningkatan tekanan darah dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan WUS mengenai hipertensi, dampaknya terhadap kesehatan reproduksi, serta pemilihan metode kontrasepsi yang aman dan sesuai. Kegiatan dilaksanakan di Desa Ciwaruga RW 09 Kabupaten Bandung Barat dengan sasaran 31 WUS. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah dan diskusi, dengan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana sebelum penyuluhan sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan kurang, sedangkan setelah penyuluhan mayoritas responden berada pada kategori pengetahuan baik. Selain itu, terjadi perubahan pola pemilihan kontrasepsi dari metode hormonal jangka pendek ke metode kontrasepsi jangka panjang yang lebih aman bagi WUS dengan risiko hipertensi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS.
Copyrights © 2026