Pencemaran mikroplastik merupakan permasalahan lingkungan global yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di wilayah pesisir seperti Lombok Barat. Lingkungan sekolah berpotensi menjadi salah satu sumber mikroplastik akibat tingginya penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMAN 1 Lembar mengenai mikroplastik, meliputi pengertian, sumber, proses terbentuknya, dampak terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, serta upaya pengendaliannya melalui konsep Zero Microplastic Generation. Metode yang digunakan berupa sosialisasi edukatif yang dilaksanakan secara sistematis melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan pengukuran kesadaran. Tingkat kesadaran siswa diukur menggunakan instrumen kuesioner berdasarkan indikator kesadaran lingkungan melalui pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan kesadaran lingkungan siswa meningkat dari 60 pada pre-test menjadi 89 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 29 poin. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosialisasi yang disampaikan secara edukatif efektif meningkatkan kesadaran lingkungan siswa. Sosialisasi lingkungan di sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung pengendalian pencemaran mikroplastik sejak dari sumbernya.
Copyrights © 2026