Permasalahan yang menjadi prioritas utama kegiatan pengabdian masyarakat di PDAM Kota Bogor adalah kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan untuk mempersiapkan keuangan masa kini dan masa pensiun. Hal ini disebabkan oleh perencanaan keuangan yang tidak terencana dan ketidakmampuan memanfaatkan media sosial dan aplikasi keuangan yang mempromosikan dan melakukan literasi kepada masyarakat oleh lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan pengenalan kepada saham dan reksadana yang ditawarkan dalam Bursa Efek Indonesia untuk mendukung peningkatan literasi keuangan berkelanjutan dan pemanfaatan media sosial untuk literasi keuangan kepada masyarajkat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan tahapan survei, koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pelatihan, dan valuasi. Peserta pelatihan sebanyak 56 orang. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan. Terlihat dari hasil pre test tentang pengetahuan dan profil investasi peserta yang menunjukan angka 45 menjadi 94,5 pada hasil Post test artinya mengalami kenaikan 52% dalam pemahaman tentang pengelolaan keuangan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pemahaman akan pentingnya pengelolaan keuangan dengan menggunakan perangkat Motion Trade dengan pemantauan setelah pelatihan secara berkelanjutan di Perusahaan Daerah Air Minum, Kota Bogor. Strategy for Enhancing Human Resources in Financial Planning for Employees of the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Bogor City Abstract The primary issue addressed in this community service program at the Regional Drinking Water Company (PDAM) of Bogor City is the limited understanding of financial management for both current needs and retirement planning. This condition is largely attributed to inadequate financial planning and the limited ability to utilize social media and financial applications that promote financial literacy, such as those provided by the Financial Services Authority (OJK). The objective of this program is to enhance human resource capacity through the introduction of investment instruments, including stocks and mutual funds available on the Indonesia Stock Exchange, in order to support sustainable financial literacy and promote the use of social media as a tool for public financial education. This study employed a Participatory Action Research (PAR) approach, which involved several stages: initial survey, coordination with PDAM, training implementation, and evaluation. A total of 56 participants were involved in the training. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of sustainable financial management. The average pre-test score increased from 45 to 94.5 in the post-test, reflecting a 52% improvement in financial literacy. This program is expected to foster greater awareness of the importance of financial management through the use of the MotionTrade application, supported by continuous post-training monitoring within PDAM Bogor City.
Copyrights © 2026