Survey mengenai kesehatan mental pada remaja di Indonesia tahun 2022, mendapatkan hasil 5,5%. Salah satu penyebab terganggunya kesehatan mental pada remaja ini kehadiran media sosial. Sumatera Barat terjadinya social media addiction sebanyak 35%. Penduduk usia lebih dari 15 tahun mengalami presentase gangguan mental emosional sebesar 8,2%. Data dari Dinas Kesehatan Kota Padang ditemukan remaja yang mengalami gangguan mental sebanyak 237 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Penggunaan Media Sosial Dengan Kesehatan Mental Pada Remaja di SMP Negeri 12 Padang tahun 2025. Metode pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan analitik kolerasi dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 09 – 11 Juli 2025. Penelitian ini telah dilakukan di SMP Negeri 12 Padang. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa/i kelas VII di SMP Negeri 12 Padang berjumlah 306 orang dengan sampel 75 orang. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dan bivriat menggunakan uji Chi-Square. Penelitian menunjuukkan bahwa lebih dari separuh (54,7%) memiliki kesehatan mental tinggi pada remaja. Kurang dari separuh (41,3%) memiliki penggunaan media sosial pada remaja. Ada hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja di SMP Negeri 12 Padang tahun 2025 (pvalue=0,000). Kesimpulan penelitian ini penggunaan media sosial berhubungan dengan kesehatan mental. Diharapkan dapat lebih memperhatikan penggunaan gadget pribadi siswa dalam proses pembelajaran serta memberikan perhatian dan peraturan yang lebih jelas terhadap penggunaan hand phone pribadi dalam proses pembelajaran, sehingga membuat para siswa remaja dapat lebih bijak dalam mengatur waktu, mengetahui kapan waktu yang diperbolehkan mengakses media sosial di sekolah serta lebih fokus dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026