Silase adalah pakan hasil fermentasi anaerob yang berfungsi menjaga ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun. Pemanfaatan bahan lokal seperti konsentrat padi dan ampas tahu dapat meningkatkan kandungan nutrisi silase sekaligus mengurangi limbah organik, sehingga mendukung praktik pakan yang efisien dan berkelanjutan melalui optimalisasi limbah agroindustri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggantian konsentrat dengan ampas tahu berpengaruh signifikan terhadap kualitas fisik silase, meliputi parameter bau, warna, tekstur, keberadaan jamur, dan nilai pH. Perlakuan P1 memberikan performa terbaik secara keseluruhan, dengan skor yang sangat baik pada semua parameter fisik dan nilai pH yang mendekati kisaran optimal fermentasi. Sebaliknya, perlakuan P4 menunjukkan penurunan kualitas yang mencolok di seluruh parameter yang diamati. Kata kunci: ampas tahu, konsentrat, silase
Copyrights © 2026