Transformasi digital desa merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan efisien. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas aparatur Desa Ladang Peris melalui pelatihan dan pendampingan manajemen desa berbasis web. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis dua hari dan pendampingan intensif selama satu bulan, mencakup pengelolaan konten website, integrasi layanan publik digital, serta manajemen data administrasi desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action training dengan tahapan analisis kebutuhan, pelatihan berbasis praktik (hands-on learning), dan evaluasi berbasis capaian kompetensi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kemampuan teknis aparatur desa dalam mengelola website dan sistem informasi desa. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan skor rata-rata kompetensi digital sebesar 42,8%. Selain itu, perangkat desa berhasil mengembangkan beberapa fitur inovatif, seperti formulir digital layanan publik, sistem pelaporan masyarakat, serta menu informasi kegiatan desa. Dampak jangka pendek dari kegiatan ini adalah meningkatnya efisiensi pelayanan publik dan transparansi informasi desa. Program ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam memperkuat ekosistem digital di wilayah pedesaan. Pendekatan yang menekankan pelatihan berbasis praktik dan pendampingan berkelanjutan terbukti efektif dalam membangun budaya kerja digital di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model replikasi bagi desa lain dalam mewujudkan tata kelola berbasis web menuju desa digital yang berdaya saing dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Copyrights © 2026