Kekurangan Energi Kronis adalah suatu keadaan yang disebabkan ketidakseimbangan asupan energi dan protein, hal ini menyebabkan zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh tidak terpenuhi . Wanita dan Anak-anak sangat beresiko untuk mengalami KEK. Proporsi wanita pada usia muda (15 – 19 tahun) dengan risiko tinggi KEK. Bahaya KEK pada remaja berupa perkembangan organ dan fisik yang kurang maksimal serta anemia dapat mempengaruhi produktivitas remaja putri. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi Kurang Energi Kronis (KEK) pada remaja 15-19 tahun di Indonesia cukup tinggi, mencapai 41,9%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi seimbang dengan media booklet dengan tujuan memperbaiki pola makan remaja putri SMA Nurul Amal Palembang dengan jumlah responden 30 orang. Metode Intervensi dilakukan tiga kali Pertemuan berupa edukasi dan demonstrasi dengan menggunakan booklet tentang Pedoman Gizi Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi remaja putri selama tiga bulan. Indikator yang digunakan adalah IMT/U untuk Status Gizi dan ukuran LILA < 23,5 cm untuk status KEK, Hasil Intervensi menunjukan perubahan status gizi, Underweight turun dari 33,3% menjadi 20%, Normal meningkat 56,7% ke 70%. Status KEK turun dari 50% menjadi 40%, status tidak KEK : naik dari 50% ke 60%.
Copyrights © 2026