Angka kematian ibu di beberapa wilayah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan upaya pencegahan melalui deteksi dini risiko kehamilan dan peningkatan kesiapan persalinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara klasifikasi risiko kehamilan menurut Poedji Rochjati (KSPR) dan tingkat kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Penelitian analitik dengan desain cross-sectional dilaksanakan di TPMB Ngadillah, Pakis pada April hingga Mei 2025. Sebanyak 32 ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi direkrut menggunakan accidental sampling dari 35 calon peserta. Risiko kehamilan diklasifikasikan menggunakan instrumen KSPR, sedangkan kesiapan persalinan diukur melalui kuesioner P4K yang diubah menjadi skor ordinal. Analisis bivariat dilakukan menggunakan korelasi Spearman dua arah karena sifat ordinal data; nilai p < 0,05 dianggap signifikan. Sebagian besar responden tergolong risiko rendah (KRR, 56,3%) dan 71,9% melaporkan tingkat kesiapan persalinan sangat baik. Analisis menunjukkan adanya hubungan positif lemah yang signifikan antara skor KSPR dan skor kesiapan persalinan (ρ = 0,388; p = 0,028; N = 32), mengindikasikan bahwa peningkatan skor risiko berkaitan dengan sedikit peningkatan skor kesiapan persalinan. Terdapat hubungan positif lemah antara klasifikasi risiko kehamilan menurut KSPR dan kesiapan persalinan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya skrining risiko yang konsisten serta intervensi edukasi persalinan yang terarah untuk meningkatkan kesiapan pada semua kelompok risiko.
Copyrights © 2026