Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Sanggar Literasi sebagai strategi penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam meningkatkan minat membaca siswa di SD Negeri 1 Kelayu Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa kelas I-IV. Program dilaksanakan dalam empat kali pertemuan pada bulan September hingga November 2025 sebagai bagian dari kegiatan Asistensi Mengajar. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program efektif meningkatkan minat baca, motivasi belajar, keberanian berekspresi siswa dan motivasi membaca siswa. Siswa menjadi lebih antusias dan aktif dalam kegiatan membaca, mampu mengenali huruf dan kata dengan lebih baik, serta percaya diri dalam mengungkapkan gagasan melalui tulisan. Suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan, didukung oleh pendampingan intensif dan penggunaan media sederhana. Implikasi praktis penelitian ini menunjukkan bahwa model Sanggar Liteasi dapat direplikasi di sekolah dasar lain sebagai strategi penguatan budaya literasi serta menjadi dasar pengembangan kebijakan literasi sekolah berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk meningkatkan minat baca siswa.
Copyrights © 2026