Pengembangan instrumen asesmen masih cenderung mengukur keterampilan kognitif tingkat rendah dan belum secara optimal mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis dan proses ilmiah. Kedua aspek tersebut sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran abad ke-21. Studi ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan reliabilitas instrumen asesmen pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan pendekatan Riset dan Pengembangan (R&D) awal berdasarkan model Wilson, Oriondo, dan Antonio. Instrumen yang dikembangkan terdiri dari lima pertanyaan deskriptif tentang materi Fisika Inti yang dirancang menggunakan indikator keterampilan berpikir kritis dan proses ilmiah. Validasi isi dilakukan oleh tiga dosen ahli di bidang asesmen dan pendidikan fisika. Pengujian reliabilitas melibatkan 30 mahasiswa Pendidikan Fisika di Universitas Jambi. Analisis data menggunakan Aiken’s V untuk validitas dan Cronbach’s Alpha untuk reliabilitas. Hasil menunjukkan koefisien validitas 0,91 (tinggi) dan reliabilitas 0,90 (sangat tinggi), yang menunjukkan instrumen tersebut sesuai untuk asesmen pembelajaran fisika.
Copyrights © 2026