Limbah minyak jelantah merupakan residu rumah tangga yang dihasilkan setiap hari dan sering kali dibuang begitu saja ke lingkungan. Kebiasaan ini tidak hanya memicu penyumbatan saluran drainase, tetapi juga mencemari air tanah dan merusak struktur porositas tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan intervensi ekologis sekaligus ekonomis melalui pemberdayaan perempuan di Desa Tanjung, Kecamatan Rambang. Program ini berfokus pada inovasi pengolahan limbah minyak jelantah menjadi produk turunan bernilai jual tinggi, yakni lilin aromaterapi. Kegiatan dilaksanakan pada 05 Februari 2026 bertempat di Posko KKN, dengan melibatkan 20 peserta yang didominasi oleh kader PKK dan remaja putri. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan: sosialisasi edukatif, demonstrasi teknologi purifikasi sederhana menggunakan arang aktif, dan praktik produksi langsung. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa inovasi produk ramah lingkungan (eco-friendly) berbasis limbah domestik tidak hanya memitigasi krisis ekologi di pedesaan, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi kreatif baru guna meningkatkan kemandirian finansial rumah tangga.
Copyrights © 2026