Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Telaah Ayat Al-Quran Tentang Penciptaan Manusia Ani Marlia; Aliyyah Berliana; Juairiah Juairiah; Muhammad Rafli Wijaya; Sadri Zulkiffli; Rahma Titi Nurrahayu; Raihan Hidayatullah; Reva Alvionita
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 2 No 3 (2024): Juni
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v2i3.97

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konteks antara Al-Quran dan ilmu pengetahuan. Tentang proses kreatif manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur menggunakan pendekatan teori kesehatan reproduksi dan interpretasi Morduist. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukkan bahwa proses penciptaan manusia oleh Nabi Adam bersifat prokreasi. Tahapannya antara lain Nutfa, Alaga, dan Mudoga, membentuk tulang, membentuk otot, serta menanamkan dan menyempurnakan jiwa hingga kesempurnaan wujud tertinggi. Menurut Sadler, ilmu pengetahuan saat ini memiliki tahapan: gametogenesis, proses dari ovulasi hingga implantasi, kemudian cakram permata bilayer, tahap embrio, dan menstruasi bekerja. Menurut Dudek, hal tersebut adalah prafertilisasi, siklus mingguan, tahap embrio, dan pembentukan organ. Kajian ini menyimpulkan bahwa proses penciptaan manusia dalam Al-Quran sejalan dengan penemuan-penemuan ilmuwan modern saat ini. Studi ini merekomendasikan: Sebagaimana puisi ilmiah terungkap dengan bantuan buku-buku tafsir ilmiah.
Response Water Spinach (Ipomoea Aquatica) to Different Medium Treatment with AB Mix Nutrients on The Cultivation Hydroponic DFT (Deep Flow Technique) Nur Khozin, Mohammad; Sandy Al Firdauzi; Nada Nur Rizkiyah; Raihan Hidayatullah; Sigit Soeparjono
Journal of Soilscape and Agriculture Vol. 1 No. 2 (2023): March 2023
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.377 KB) | DOI: 10.19184/jsa.v1i2.145

Abstract

Water spinach (Ipomoea aquatica) is a plant that is included in the type of vegetables and is widely cultivated as food. Every year the demand for water spinach in the market continues to increase, besides that consumers also want the quality of water spinach which is more nutritious, clean, and hygienic. Therefore, hydroponic water spinach is used to support consumer demand in the market. In addition, by cultivating water spinach hydroponically as well as an alternative to farming in narrow areas. In hydroponic cultivating water spinach, there are several things that need to be considered, such as the provision of nutrition, the planting media used, and what hydroponic system will be used. This study aims to determine the response of water spinach plants to the treatment of different planting media, as well as to obtain information about what planting media is suitable for use in the DFT water spinach hydroponic system to support its growth and development. The experimental method used was a completely randomized design, which consisted of three different levels of treatment, namely the use of rockwool, charcoal, and moss media. The results of this study of differences in planting media showed the treatment with the best tendency for the parameters of plant height, number of leaves, and plant fresh weight
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Perempuan Ulfa Kusnia; Akhwalis Shalihah; Firdaus; Eka Putri Rahayu; Selvi Imelda; Nadia Fitri Santika; Annisa Salsabilla; Raihan Hidayatullah
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah minyak jelantah merupakan residu rumah tangga yang dihasilkan setiap hari dan sering kali dibuang begitu saja ke lingkungan. Kebiasaan ini tidak hanya memicu penyumbatan saluran drainase, tetapi juga mencemari air tanah dan merusak struktur porositas tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan intervensi ekologis sekaligus ekonomis melalui pemberdayaan perempuan di Desa Tanjung, Kecamatan Rambang. Program ini berfokus pada inovasi pengolahan limbah minyak jelantah menjadi produk turunan bernilai jual tinggi, yakni lilin aromaterapi. Kegiatan dilaksanakan pada 05 Februari 2026 bertempat di Posko KKN, dengan melibatkan 20 peserta yang didominasi oleh kader PKK dan remaja putri. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan: sosialisasi edukatif, demonstrasi teknologi purifikasi sederhana menggunakan arang aktif, dan praktik produksi langsung. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa inovasi produk ramah lingkungan (eco-friendly) berbasis limbah domestik tidak hanya memitigasi krisis ekologi di pedesaan, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi kreatif baru guna meningkatkan kemandirian finansial rumah tangga.