Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Karang Taruna di Desa Rajabasa Lama, Lampung Timur, sebagai agen pendorong literasi digital bagi Generasi Alpha melalui integrasi platform perpustakaan online. Generasi Alpha, yang lahir antara 2010 hingga 2025, tumbuh di era digital, sehingga literasi digital menjadi krusial untuk perkembangan mereka. Sebagai organisasi pemuda berbasis komunitas, Karang Taruna berpotensi besar dalam memfasilitasi akses pengetahuan digital bagi anak-anak dan remaja setempat. Metodologi penelitian mengadopsi pendekatan kualitatif ex post facto, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil mengungkap berbagai hambatan yang dihadapi Karang Taruna, seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi digital, serta strategi mitigasi seperti pelatihan manajemen konten. Temuan menekankan bahwa platform perpustakaan online efektif dalam memperluas akses informasi, sementara workshop melibatkan anggota Karang Taruna berhasil meningkatkan kemampuan literasi digital mereka. Penelitian merekomendasikan pembentukan kemitraan dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk mengembangkan program berkelanjutan. Dengan demikian, Generasi Alpha di desa tersebut diharapkan memiliki keterampilan digital yang tangguh, siap menghadapi dinamika era informasi. Studi ini diharapkan menjadi model bagi komunitas pedesaan lain dalam memajukan literasi digital.
Copyrights © 2026