SMA Negeri 109 Jakarta sebagai Sekolah Adiwiyata berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga sekolah terhadap konservasi air dan pengelolaan sampah organik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan guru dan siswa dalam sosialisasi serta praktik langsung pembuatan lubang biopori berdiameter 10 –15 cm dan kedalaman 100 cm yang diisi bahan organik dari dapur sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta; sebelum kegiatan, mayoritas berada pada kategori pemahaman dasar (40%), sedangkan setelah kegiatan meningkat menjadi 70% pada kategori baik dan sangat baik. Lubang biopori yang dihasilkan berfungsi ganda sebagai area resapan air sekaligus media pengomposan. Selain itu, kegiatan ini memperkuat fungsi ekologis Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekolah dan meningkatkan partisipasi warga dalam pengelolaan lingkungan. Penerapan teknologi biopori efektif sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang mendorong kesadaran ekologis, mendukung prinsip Sekolah Adiwiyata, serta berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama tujuan ke-6 (Clean Water and Sanitation) dan ke-13 (Climate Action).
Copyrights © 2026