Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis augmented reality dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sebanyak 30 anak usia 5–6 tahun berpartisipasi, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa observasi terhadap kemampuan berpikir kritis, yang mencakup kemampuan mengamati, mengajukan pertanyaan, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan media augmented reality mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dibandingkan dengan kelompok kontrol. Anak-anak yang terpapar media ini menunjukkan keterlibatan kognitif yang lebih aktif dan kemampuan berpikir yang lebih terstruktur. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media augmented reality efektif dalam merangsang berpikir kritis anak usia dini, menjadikannya sebagai alat pembelajaran yang bermanfaat untuk pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026