Penyakit paru seperti ISPA dan TBC masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dijumpai di lingkungan padat hunian seperti pondok pesantren. Kurangnya kesadaran tentang perilaku hidup bersih, ventilasi yang buruk, serta rendahnya kualitas udara memperbesar risiko penyebaran penyakit pernapasan di kalangan santri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran santri Pondok Pesantren Wachid Hasyim, Bangil, melalui edukasi preventif penyakit paru dan intervensi lingkungan berbasis partisipatif. Metode yang digunakan meliputi edukasi melalui ceramah dan diskusi interaktif, penanaman tanaman antipolutan, perbaikan sanitasi, serta pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku positif, seperti penggunaan masker dan keterlibatan dalam menjaga kebersihan lingkungan, meskipun secara statistik nilai posttest menunjukkan penurunan yang perlu ditinjau dari segi metode edukasi yang digunakan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi pencegahan penyakit paru yang disertai dengan intervensi lingkungan dapat membangun kesadaran kolektif di kalangan santri untuk menjaga kesehatan pernapasan dan menciptakan lingkungan pondok pesantren yang lebih sehat. Pendekatan berbasis komunitas dan edukatif aplikatif direkomendasikan untuk pelaksanaan program sejenis di masa mendatang.
Copyrights © 2025