Latar belakang: Paparan asap rokok meningkatkan stres oksidatif yang ditandai dengan peningkatan peroksidasi lipid dan penurunan sistem antioksidan endogen. Kulit jeruk siam (Citrus nobilis Lour) diketahui mengandung senyawa bioaktif dengan potensi antioksidan alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kulit jeruk siam terhadap kadar malondialdehida (MDA) dan superoksida dismutase (SOD) pada tikus Wistar jantan yang dipapar asap rokok. Metode: Penelitian eksperimental murni menggunakan the randomized post-test only control group design dengan 30 ekor tikus yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol normal, kontrol negatif, serta tiga kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak dosis 56,25; 112,5; dan 225 mg/kgBB selama empat minggu bersamaan dengan paparan asap rokok. Pemeriksaan kadar MDA dan SOD dilakukan menggunakan metode ELISA. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan asap rokok meningkatkan kadar MDA, sedangkan pemberian ekstrak menurunkan kadar MDA pada seluruh kelompok perlakuan dengan penurunan paling mendekati kondisi normal pada dosis 112,5 mg/kgBB. Kadar SOD pada kelompok perlakuan menunjukkan kecenderungan meningkat dibanding kelompok kontrol negatif, meskipun perbedaannya tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ekstrak kulit jeruk siam (Citrus nobilis Lour) berpotensi menghambat peningkatan kadar MDA akibat paparan asap rokok, dengan dosis 112,5 mg/kgBB memberikan efek yang paling optimal.
Copyrights © 2026