Regulasi emosi pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial dan kesiapan belajar, namun masih banyak anak yang belum mampu mengelola emosi secara efektif. Kesulitan seperti mudah menangis, marah berlebihan, atau menarik diri dari interaksi sosial menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital dalam mendukung regulasi emosi anak melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah anak usia dini yang mengikuti pembelajaran menggunakan media digital. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital seperti video interaktif dan permainan edukatif membantu anak menunda respons emosional, mengendalikan kemarahan, serta meningkatkan kerja sama dengan teman sebaya. Perubahan perilaku terlihat konsisten baik di sekolah maupun di rumah. Temuan ini menegaskan bahwa literasi digital berkontribusi tidak hanya pada aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan keterampilan sosial-emosional anak usia dini.
Copyrights © 2026