Digitalisasi dalam pembelajaran diyakini mampu mendukung era globalisasi dengan melatih kemampuan berpikir mahasiswa melalui media digital pembelajaran tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penerapan media digital pembelajaran tiga dimensi berbasis augmented reality. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan metode survei dengan teknik angket untuk menjaring persepsi mahasiswa dengan Google form. Penelitian ini dilakukan terhadap perwakilan mahasiswa di dua negara, Indonesia dan Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa begitu tertarik ketika proses pembelajaran menggunakan media digital seperti augmented reality dengan persentase lebih dari 50%. Hal ini bisa disimpulkan bahwa perlu dikembangkan dan disosialisasikan lebih lanjut ke dua negara bahwa augmented reality sangat penting dalam pembelajaran khususnya topik sosiosaintifik. Topik sosiosantifik merupakan pendekatan dalam pembelajaran yang biasanya dalam penjelasan materinya membutuhkan simulasi tiga dimensi sehingga kedepannya sangat cocok mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality.
Copyrights © 2023