Perilaku remaja yang tidak sehat akan menimbulkan beberapa hal buruk, adapun masalah-masalah yang dapat timbul adalah kehamilan yang tidak diinginkan, pengguguran kandungan yang tidak dilakukan secara aman, dampak sosial ekonomi dari kehamilan yang tidak diinginkan, serta masalah penyakit menular seksual. Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi remaja di atas dapat ditekan dengan pengetahuan yang baik tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Metodologi dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rancangan penelitian Cross sectional study dengan menyebarkan dan mengisi lembar kuesioner. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh remaja di desa Marannu Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang dan yang menjadi sampel adalah 79 responden yang telah di rendom. Hasil: analisi univariat menunjukkan pola asuh orangtua baik sebanyak 41 responden (51.9%), media informasi baik sebanyak 46 responden (58.2%) dan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi kurang baik berjumlah 44 responden (55.7%). Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orangtua (p-value 0,001 (<0,05)) dan media informasi (p-value 0,000 (<0,05)) dengan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh orangtua dan media informasi memiliki hubungan terhadap pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di desa Marannu Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang.
Copyrights © 2026