Kemampuan berbicara merupakan salah satu kemampuan yang yang perlu diasah sejak anak masih dini. Kemampuan untuk berbicara memungkinkan anak untuk mengekspresikan pemikiran dan pandangannya agar dapat berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Meski begitu, ada anak-anak yang masih menghadapi tantangan dalam pengucapan kata, penggunaan kosakata dan penyusunan kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berbicara anak sebelum dan sesudah diterapkan metode show and tell di PAUD Gembira Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest, dengan jumlah sampel sebanyak 20 anak. Data dikumpulkan melalui lembar observasi yang dinilai dengan rubrik penilaian dan dianalisis dalam pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon Signed-rank test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-rank test menunjukkan nilai Asymp. Sig (2 tailed) yaitu 0,001, yang berarti lebih kecil dari taraf signifikansi α = 0,05. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak sementara hipotesis alternatif (Ha) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berbicara pada anak usia 5-6 tahun melalui metode show and tell di PAUD Gembira Kota Tebing
Copyrights © 2026