Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi kosakata langka dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) melalui analisis leksikografi terhadap kata palum dan galgah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian berupa entri kata palumdan galgah dalam KBBI daring yang dianalisis berdasarkan unsur leksikografis, seperti bentuk lema, kelas kata, penanda ragam bahasa, serta definisi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kata tersebut tetap dicatat sebagai lema dalam KBBI meskipun penggunaannya jarang dalam komunikasi sehari-hari. Kata palum berasal dari bahasa Pakpak dalam rumpun bahasa Batak dan bermakna ‘sudah puas minum; hilang rasa haus’, sedangkan kata galgah bermakna ‘lega atau segar kerongkongan karena minum; tidak dahaga’. Kedua kata tersebut memiliki hubungan semantis karena merujuk pada kondisi yang sama, yaitu hilangnya rasa haus setelah minum. Temuan ini menunjukkan bahwa pencatatan kosakata dalam kamus tidak hanya ditentukan oleh frekuensi penggunaan, tetapi juga oleh kejelasan makna, fungsi semantis, serta peran kamus sebagai sarana dokumentasi kosakata bahasa Indonesia.
Copyrights © 2026