Penelitian ini membahas perkembangan leksikografi di era digital dengan fokus pada penyusunan kamus elektronik bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perubahan konsep leksikografi, menjelaskan peran teknologi dalam penyusunan kamus elektronik, serta mengkaji relevansi kamus digital dalam menghadapi perkembangan kosakata di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka dan analisis dokumen. Sumber data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah terbitan tahun 2020–2025 serta dokumen resmi KBBI Daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa leksikografi di era digital tidak lagi terbatas pada penyusunan kamus cetak, tetapi berkembang menjadi pengelolaan data leksikal yang dinamis, berbasis korpus, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Korpus bahasa berperan penting dalam menentukan lema, makna, kolokasi, dan contoh penggunaan secara lebih objektif. Dalam konteks bahasa Indonesia, KBBI Daring menjadi wujud konkret perkembangan kamus elektronik yang memungkinkan pembaruan data secara berkala dan akses yang lebih luas. Selain memiliki kelebihan berupa kemudahan akses, kecepatan pencarian, dan pembaruan yang fleksibel, kamus elektronik juga menghadapi tantangan berupa ketergantungan pada teknologi, kebutuhan literasi digital, dan tuntutan akurasi data. Dengan demikian, penyusunan kamus elektronik bahasa Indonesia di era digital memerlukan perpaduan antara prinsip leksikografi, pemanfaatan teknologi, dan verifikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026