Penelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk-bentuk adaptasi sosial dan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat nelayan di Desa Pasokan, Kabupaten Tojo Una-Una, dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada lingkungan pesisir. Kehidupan masyarakat nelayan sangat dipengaruhi oleh dinamika alam, perubahan iklim, serta tekanan ekonomi yang semakin meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat nelayan di Desa Pasokan menghadapi berbagai tantangan seperti penurunan hasil tangkapan ikan, ketidakpastian kondisi cuaca, meningkatnya biaya operasional melaut, serta persaingan dengan penggunaan teknologi alat tangkap modern. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya stabilitas ekonomi rumah tangga nelayan dan mendorong munculnya berbagai strategi adaptasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan nelayan, tokoh masyarakat, dan aparat desa, serta dokumentasi terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan memperhatikan validitas melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat nelayan Desa Pasokan melakukan berbagai strategi adaptasi sosial ekonomi untuk mempertahankan keberlangsungan hidup. Adaptasi tersebut antara lain melalui diversifikasi pekerjaan seperti berdagang, bertani, membuka usaha kecil, serta merantau ke kota untuk mencari pekerjaan alternatif. Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan jaringan sosial, solidaritas komunitas, serta pelestarian tradisi lokal sebagai bentuk adaptasi sosial budaya dalam menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan lingkungan.
Copyrights © 2026