Perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan (AI), bioteknologi, dan rekayasa genetika, telah membawa manusia pada ambisi untuk melampaui keterbatasan biologisnya. Yuval Noah Harari, dalam konsep Homo Deus, menggambarkan visi manusia masa depan yang berupaya mencapai keabadian dan status keilahian melalui teknologi. Oleh Sebab itu, penelitian ini bertujuan menyajikan analisa kristis terhadap pandangan ini melalui konsep Kristen tentang Imago Dei dalam Kejadian 1:26-27, yang menegaskan bahwa manusia diciptakan secara unik oleh Allah, memiliki martabat sebagai citra-Nya, namun tetap terbatas sebagai ciptaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis konsep Homo Deus menurut Harari dan membandingkannya dengan pemahaman Alkitab tentang hakikat manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Homo Deus mencerminkan ambisi manusia untuk menjadi seperti Allah melalui teknologi, sementara Imago Dei menekankan relasi manusia dengan Pencipta dan tanggung jawabnya sebagai wakil Allah di bumi. Thesis Statment penelitian mengarah pada pentingnya mempertahankan pemahaman Alkitab tentang manusia di tengah perkembangan teknologi, sehingga kemajuan sains tidak mengabaikan nilai-nilai spiritual dan batasan etis yang ditetapkan oleh Allah
Copyrights © 2026