cover
Contact Name
Carles Frengki Nainggolan
Contact Email
carles@stt-star.ac.id
Phone
+6282386204071
Journal Mail Official
carles@stt-star.ac.id
Editorial Address
Jl. Usahamaju, RT. 04/ RW.05, Kel. Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, 28285
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Lampo
Published by STT ARASTAMAR RIAU
ISSN : -     EISSN : 3063489X     DOI : http://dx.doi.org/xx.xxxxxx
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, merupakan wadah publikasi hasil penelitian bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen yang diterbitkan oleh SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU dengan nomor e-ISSN: 3063-489X, dan diperuntukkan bagi para dosen dan peneliti di lingkungan SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU dan institusi lainnya. Jurnal Lampo menggunakan sistem double blind review yang terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Membaca Kisah Minyak Seorang Janda dalam 2 Raja-raja 4 dari Narasi Pemaknaan Kaum Pentakostal Kosma Manurung; Hotman Parulian Simanjuntak
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/683f2e10

Abstract

Pada hakekatnya setiap pasangan pastilah memiliki sebuah keinginan luhur untuk mengarungi mahligai pernikahan hingga ajal menjemput, berbagi suka dan duka, hingga menua bersama. Menjadi janda bukanlah pilihan yang diinginkan oleh seorang istri, tak terkecuali istri nabi yang dinarasikan dalam 2 raja-raja 4: 1-7. Kematian suaminya, ditambah lagi dengan masalah hutang piutang yang turut menyeret kedua putranya untuk menjadi tebusan, hingga akhirnya sang istri menemui nabi Elisa untuk meminta jalan keluar dari berbagai persoalan yang dihadapinya. Melalui nabi Elisa, Tuhan pun menjawab dengan memberikan instruksi yang jelas bahwa sang janda nabi ini perlu meminjam sebanyak mungkin bejana dari tetangganya, serta mengisi penuh bejana tersebut dengan minyak yang ada dalam buli-buli yang dimilikinya. Adapun artikel ini bermaksud untuk membaca kisah minyak seorang janda dalam 2 Raja-raja 4: 1-7 ini dari narasi pemaknaan kaum Pentakostal. Diharapkan melalui penggunaan metode kualitatif naratif dan kajian literatur sanggup memberikan gambaran yang kuat dan mendalam terkait tilikan narasi Alkitab tentang kehidupan janda, kisah minyak janda dalam 2 Raja-raja 4, dan narasi pemaknaan kaum Pentakostal tentang minyak seorang janda ini. Disimpulkan bagi kaum Pentakostal kisah ini bermakna pentingnya memahami bahwa solusi terbaik datangnya dari Tuhan, seringkali sarananya yang Tuhan gunakan sudah ada dalam lingkungan kita, pentingnya kolaborasi, dan memilih untuk tetap dalam tuntunan Tuhan.
Berpolitik: Pandangan Alkitab tentang Politik dan Bagaimana Orang Kristen bersikap terhadap Politik Yohanes Twintarto Agus Indratno; Riyanti Riyanti
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/x0pa7817

Abstract

Manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah artinya bahwa manusia diciptakan diberi akal dan pikiran untuk mengusahakan, menjaga dan memelihara dimana manusia itu berada sebagai tanggung jawab terhadap apa yang dimaui Tuhan, termasuk lingkungan sekitarnya dengan tujuan untuk kebaikan bersama. Ketika orang Kristen terlibat dalam dunia politik maka keberadaan mereka juga harus berdampak yang baik dalam ikut mensejahterahkan bangsa dan negara siapapun yang menjadi kepala pemerintahannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Dari penelitian ini ditemukan bahwa orang Kristen diberi kuasa untuk mengelola kekuasaan bagi kemuliaan Allah, untuk meraih kekuasaan dan untuk dapat mengatur serta mengelola kekuasaan agar ada kesejahteraan untuk memuliakan Allah. Hal ini termuat bagaimana tokoh-tokoh Alkitab dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian baru, mereka juga menjadi pelaku dari politik itu sendiri. Walau mereka menggunakan politik ada untuk kepentingan Bersama, namun politik itu juga digunakan sebagai alat kepentingan pribadi yang cenderung bertentangan dengan prinsip kebenaran. 
Korelasi Injil dan Doktrin Tritunggal: Implikasi untuk Kehidupan Rohani Jemaat berdasarkan Roma 1:16 Daniel Pesah Purwonugroho
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/r38nch89

Abstract

Artikel ini disusun untuk meneliti korelasi Injil dan doktrin Tritunggal dan implikasinya dalam kehidupan rohani jemaat berdasarkan Roma 1:16. Injil merupakan aspek mendasar di dalam keyakinan Kristen. Doktrin Tritunggal juga merupakan aspek fundamental dalam teologi Kristen. Korelasi Injil dan doktrin Tritunggal dapat ditelusuri dalam perspektif Roma 1:16. Roma 1:16 memiliki konteks historis dan teologis yang kuat untuk memberikan penjelasan tentang kekuatan keselamatan yang Allah kerjakan di dalam sejarah penebusan umat manusia. Roma 1:16 menekankan kehidupan keselamatan yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus di kayu salib bagi umat manusia dan secara khusus bagi kehidupan rohani jemaat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penulis akan menelusuri korelasi Injil dan Tritunggal di dalam Roma 1:16. Penulis menyatakan bahwa Injil dan doktrin Tritunggal saling berkaitan erat di dalam Roma 1:16 serta memberikan dampak rohani yang positif di dalam kehidupan jemaat.
Eksegesis Alkitab dalam Konteks Digital: Mencari Keseimbangan antara Tradisi dan Inovasi Happy Fasigita Paradesha
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/bwgf4n72

Abstract

Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam studi dan interpretasi Alkitab, menciptakan tantangan dan peluang baru dalam eksegesis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dampak teknologi digital terhadap metodologi dan praktik eksegesis Alkitab, serta mengusulkan model integratif yang menyeimbangkan tradisi dan inovasi. Menggunakan metode studi pustaka dengan analisis deskriptif terhadap literatur terkait, penelitian ini mengkaji kelebihan dan kekurangan penggunaan alat digital dalam studi Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam studi Alkitab, namun juga menimbulkan risiko seperti ketergantungan teknologi dan potensi misinterpretasi. Model integratif yang diusulkan menggabungkan metode tradisional dengan inovasi digital, menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif dan relevan dalam eksegesis Alkitab di era digital. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kritis-konstruktif dan literasi digital dalam pendidikan teologi kontemporer. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan bahwa kolaborasi dan diskusi online membuka ruang baru untuk pertukaran ide teologis yang lebih dinamis dan inklusif, namun juga memerlukan pengembangan etika digital. Model integratif yang diusulkan mencakup elemen-elemen seperti mempertahankan praktik refleksi pribadi, memanfaatkan analisis teks digital, memperluas konsep komunitas belajar, dan mengintegrasikan multimedia untuk meningkatkan pemahaman konteks historis dan budaya Alkitab. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya personalisasi pembelajaran dan pendekatan multi-modal dalam memorisasi dan penerapan ajaran Alkitab.
Theokrasi Kitab Ulangan bagi Kepercayaan Malesung di Minahasa Yornan Masinambow
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/b7gxxq44

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjabarkan pola Theokrasi dalam Kitab Ulangan yang kemudian diperjumpakan dengan Kepercayaan Malesung di Minahasa. Pola Theokrasi dalam kitab Ulangan menjadi gerak transformatif bagi kultur budaya Minahasa dalam hal ini Malesung. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan digunakan dalam artikel ini melalui kajian terhadap buku dan jurnal terkait kitab Ulangan dan Malesung melalui jurnal ilmiah. Temuan dari penelitian ini adalah Temuan dari penelitian ini adalah kitab Ulangan menekankan dasar Hukum yang harus dilaksanakan oleh bangsa Israel dalam aspek mengasihi Tuhan, dan sesama serta melaksankan kultus Ibadah. Aspek ini juga dapat diperjumpakan sekaligus transformasi bagi kepercayaan Malesung Minahasa mellaui Mapalus dan memanusiakan manusia (Tumou Tou), dan ritus kampetan. Dengan begitu Theokrasi kitab Ulangan relevan dalam kehidupan masyarakat Minahasa yang dalam titik temunya adalah menyembah Tuhan Sang Pencipta dan mengasihi sesama melalui memanusiakan manusia dengan baik.
RESPON MISSIOLOGIS TERHADAP ISLAM DI INDONESIA(Berdasarkan Penelitian Tasawuf dan Nahdlatul Ulama) Yong Ho Yoon; Carles F Nainggolan
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2025): Januari 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/8fftka52

Abstract

Tasawuf merupakan pusat dari Islam di Indonesia dan berpengaruh pada pesantren dan kelompok tradisional Islam Nahdatul Ulama (NU) yang menjadi basisnya. Dalam sejarah Islam, tasawuf memainkan peran sentral dalam penyebaran dan keimanan Islam, dan memiliki pengaruh yang besar dalam transmisi dan penyebaran Islam ke Indonesia. Dalam prosesnya, para ulama sufi dan tarekat sufi menjadi sarana utama dalam menyebarkan Islam. Para sufi, yang menyebarkan Islam ke Indonesia, menyebarkan Islam dengan para pedagang sambil melestarikan budaya lokal Indonesia dengan latar belakang budaya Hindu/Buddha sebanyak mungkin, dan berkontribusi pada Islamisasi Indonesia. Sufisme Indonesia menyebar dari abad ke-16 melalui Hamzah yang merupakan pelopor tasawuf, dan Walisongo yang merupakan pelopor Islamisasi Jawa, dan di zaman modern, melalui para sarjana sufi seperti Hamka. Tasawuf Indonesia menunjukkan karakteristik tasawuf Sunni dan tasawuf filosofis, dan di antara mereka, karakteristik tasawuf Sunni yang etis dan asketis dari Al-Ghazzali lebih kuat daripada karakteristik tasawuf filosofis mistik Ibnu 'Arabi. Karakteristik inklusivitas dan integritas yang muncul dalam proses transmisi dan penyelesaian Islam juga mempengaruhi penyebaran Islam secara luas di Indonesia. Tasawuf Indonesia mempengaruhi seluruh Indonesia melalui Pesantren dan NU, dan tasawuf Sunni berlanjut menjadi ajaran utama Pesantren dan NU. NU, yang secara positif merangkul tradisi budaya lokal, menunjukkan karakteristik moderat, dan mengupayakan Islam asli Indonesia. Misi kekristenan untuk Islam di Indonesia yang berbasis sufisme adalah bahwa misi melalui kehidupan inkarnasi, misi melalui kerja spiritual, dan misi sebagai bukti melalui dialog harus dilaksanakan secara holistik.
MENJAGA PENGAJARAN BERDASARKAN TEKS 2 TIMOTIUS 4: 1-5KEEPING TEACHINGS BASED ON TEXT 2 TIMOTHY 4: 1-5 Yatmini
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2025): Januari 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/27ns7j28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap orang percaya terkait dengan pengajaran. Pengajaran masa kini mengalami perkembangan, namun tidak sedikit juga yang melengceng dari pengajaran Injil Yesus Kristus dan apa yang diajarkan Kristus. Metode yang digunakan untuk menganalisis serta mengumpulkan data ialah metode literatur. Berdasarkan hasil analisis terhadap setiap literatur, maka penulis menemukan bahwa pengajaran akan membentuk pondasi rohani seseorang. Cara menjaga pengajaran yaitu dengan memberitakan Firman Tuhan, menyatakan apa yang salah, pengajaran menegor, menasihati dengan kesabaran dan pengajaran, menunaikan tugas pelayanan, serta siap menghadapi ajaran yang tidak sehat seperti memuaskan keinginan telinga, berpaling dari kebenaran dan membuka pendengaran bagi dongeng, serta tidak mau hidup menderita. Penelitian ini menegaskan bahwa pengajaran yang harus disampaikan, harus jelas dan tegas sekalipun tidak enak didengar.
Doa yang Berkenan di Hadapan Allah: Studi Hermeneutik terhadap Matius 6:6-7 dalam Konteks Kehidupan Kristen Kontemporer Wennar; Yunita Sardo Manalu
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2025): Januari 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/fndb1r17

Abstract

Doa merupakan inti dari kerohanian Kristen, namun esensinya sering kali dibayangi oleh formalisme, rutinitas, atau presentasi diri. Matius 6:6-7 memuat ajaran Yesus tentang doa, yang menekankan keintiman dan ketulusan sebagai dasar komunikasi dengan Tuhan. Kajian ini menggunakan metode hermeneutik dan linguistik untuk menganalisis istilah-istilah kunci seperti tameion (ruang privat), battalogeo (pengulangan yang sia-sia), dan ethnikoi (bangsa-bangsa lain), dengan mengeksplorasi konteks historis, teologis, dan budayanya. Hasilnya mengungkapkan bahwa Yesus menantang religiositas performatif pada zaman-Nya, menyerukan doa pribadi dan relasional yang mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Secara teologis, ajaran ini memperkenalkan pemahaman yang mendalam tentang Tuhan sebagai Bapa yang penuh kasih yang mengetahui kebutuhan manusia sebelum kebutuhan itu diucapkan. Kajian ini menyoroti relevansi prinsip-prinsip Yesus dalam mengatasi tantangan modern seperti gangguan digital dan kerohanian performatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa doa yang autentik adalah tindakan iman, ketergantungan, dan kasih, yang membina hubungan yang intim dengan Tuhan.
PRINSIP PENGAJARAN YANG SEHAT DALAM KELUARGA: SUATU STUDI ANALISIS KITAB  TITUS 2: 1-10 PRINCIPLES OF HEALTHY TEACHING IN THE FAMILY: AN ANALYTICAL STUDY OF THE BOOK OF TITUS 2: 1-10 Rio Janto Pardede; Kapuni Waruwu; Jervita
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2025): Januari 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/hpm7kz64

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar ajaran Kristen ditetapkan sebagai pengajaran yang benar, masuk akal dan menarik serta memiliki kecerdasan yang sehat. Metode yang digunakan metode kajian lieratur dengan pendekatan eksegesis. Berdasarkan analisis melalui metode yang digunakan maka ditemuan: karakteristik laki-laki tua harus: sederhana, terhormat, bijaksana, sehat dalam iman, memiliki iman, dalam kasih, dalam ketekunan; nasihat pada perempuan-perempuan yang tua: hidup  sebagai orang-orang yang beribadah, jangan memfitnah, jangan menjadi hamba anggur, cakap dalam mengajarkan hal-hal yang baik; nasihat perempuan-perempuan muda: mengasihi suami, hidup bijaksana, rajin mengatur rumah tangganya, baik hati, taat kepada suaminya, agar firman Allah jangan dihujat; nasihat kepada kaum muda: nasihatilah mereka, menjadi teladan, jujur, bersungguh-sungguh dalam pengajaran, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaan sehingga lawan menjadi malu; nasihat kepada hamba-hamba: taat kepada tuannya, jangan membantah, jangan curang, tulus dan setia.
Eksistensi dan Esensi Pendidikan Kristen: Studi Analitis terhadap Landasan Filosofis dan Arah Pengembangannya. Titus Karbui
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 2 (2025): Januari 2025
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/m5y6bc72

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara mendalam tentang eksistensi dan esensi pendidikan Kristen dengan fokus pada analisis landasan filosofis dan arah pengembangannya. Diskursus mengenai pendidikan Kristen seringkali terjebak pada aspek praktis tanpa pemahaman mendalam terhadap fondasi filosofisnya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur ini bertujuan untuk: (1) menganalisis landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis pendidikan Kristen, (2) mengidentifikasi elemen-elemen esensial yang membentuk karakteristik distingtif pendidikan Kristen, dan (3) merumuskan arah pengembangan pendidikan Kristen yang relevan dengan tantangan kontemporer. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur komprehensif terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, kemudian dianalisis menggunakan metode hermeneutik filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pendidikan Kristen memiliki landasan filosofis yang kuat berakar pada worldview Kristen, sementara esensinya terletak pada transformasi holistik yang mencakup dimensi spiritual, intelektual, dan moral. Penelitian ini juga menghasilkan framework konseptual untuk pengembangan pendidikan Kristen yang tetap setia pada esensinya namun responsif terhadap konteks kekinian.

Page 1 of 2 | Total Record : 20