Tuntutan pendidikan abad ke-21 mengharuskan pembelajaran berorientasi pada pemahaman konseptual, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan penguatan karakter. Namun, kajian empiris tentang implementasi pendekatan deep learning pada pendidikan dasar di madrasah pedesaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi deep learning di MI Tarbiyatul Wathon Campurejo, mengidentifikasi tantangan penerapannya, serta menganalisis dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini diposisikan sebagai studi kontekstual yang memperkaya kajian deep learning pada pendidikan dasar di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deep learning diimplementasikan melalui integrasi meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning, yang meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, serta penguatan karakter. Tantangan keterbatasan sumber daya diatasi melalui strategi adaptif dan kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa deep learning relevan dan aplikatif untuk madrasah pedesaan serta sejalan dengan Kurikulum Merdeka dan kompetensi abad ke-21.
Copyrights © 2026