Daerah irigasi Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi merupakan kawasan yang rawan bencana erosi dan tanah longsor akibat curah hujan tinggi dan kondisi tanah labil. Kegiatan Kuliah Usaha Mandiri Ilmu Teknologi Terapan (KUM-ITT) Desa 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Trisakti ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan sistem vetiver (Vetiveria zizanioides) sebagai metode pengendalian erosi yang ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan pendampingan. Sosialisasi dilakukan dengan mengunjungi rumah warga yang berada di daerah rawan longsor dan pendampingan dilakukan dalam aksi penanaman 200 batang bibit rumput vetiver. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berhasil memperkenalkan kegunaan rumput vetiver kepada masyarakat dan pendampingan aksi penanaman massal menunjukkan partisipasi masyarakat khususnya kelompok tani, sehingga dapat disimpulkan bahwa rumput vetiver merupakan salah satu vegetatif sebagai upaya mitigasi bencana erosi dan tanah longsor berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.
Copyrights © 2026