Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep multikulturalisme dalam pembelajaran bahasa asing, khususnya bahasa Arab dan Inggris, di Pondok Pesantren Al Istiqamah Ngatabaru. Seiring dengan perkembangan globalisasi, kemampuan berbahasa asing menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh santri. Pondok Pesantren Al Istiqamah Ngatabaru sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam turut berperan dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikulturalisme dalam kurikulum pembelajaran bahasa asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang mengamati proses pembelajaran, interaksi antar santri dari berbagai latar belakang budaya, serta dampaknya terhadap pemahaman bahasa asing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan multikulturalisme di pondok pesantren ini tidak hanya terfokus pada pengajaran bahasa, tetapi juga pada pengembangan sikap toleransi, saling menghargai perbedaan, dan pemahaman terhadap keberagaman budaya. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab dan Inggris di Pondok Pesantren Al Istiqamah dilaksanakan dengan pendekatan yang mengutamakan kontekstualisasi budaya, sehingga mampu membangun kemampuan bahasa santri sekaligus memperkaya wawasan kebudayaan mereka. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami bagaimana konsep multikulturalisme dapat diintegrasikan dalam pendidikan bahasa asing di lembaga pendidikan Islam. Keyword: Multikulturalisme, Pembelajaran Bahasa Asing, Pondok Pesantren Al Istiqamah
Copyrights © 2026