Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kemampuan literasi numerasi peserta didik Sekolah Dasar khususnya di wilayah perbatasan Indonesia. Selain itu, temuan ini juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Inpres Skouw Mabo. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, metode wawancara tidak terstruktur, dan rekaman (record). Instrumen yang digunakan berupa lembar tes kemampuan literasi numerasi dan pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis berdasarkan indikator literasi numerasi, yaitu dapat menggunakan berbagai macam angka dan simbol, dapat menganalisis informasi, dan dapat menafsirkan hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih memiliki keterampilan literasi numerasi yang rendah. Peserta didik belum memenuhi ketiga indikator kemampuan literasi numerasi. Tidak terpenuhinya indikator disebabkan oleh faktor dari peserta didik diantaranya: 1) Belum bisa memahami soal dengan baik sehingga sulit menuliskan informasi data yang diketahui dan ditanya, 2) Keliru pada saat melakukan perhitungan, dan 3) Tidak menuliskan kesimpulan atas hasil jawaban yang didapatkan.
Copyrights © 2025