This study is grounded in the urgency of improving the quality of healthcare services provided to Indonesian Hajj pilgrims in Saudi Arabia, particularly in the context of linguistic and cultural differences that may hinder effective communication between healthcare workers and pilgrims. Arabic skills constitute a crucial aspect, service coordination, and the overall satisfaction and safety of pilgrims. This study aims to analyze the effect of Arabic skills on the quality of services provided to Hajj pilgrims. A quantitative approach was employed using a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest model involving 53 healthcare workers. Data were analyzed using a paired sample t-test to examine the mean differences between pre-test and post-test scores. The results revealed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.00 < 0.05, leading to the rejection of the null hypothesis (H₀) and the acceptance of the alternative hypothesis (H₁). These findings indicate a statistically significant difference between pre-test and post-test results, demonstrating that Arabic communication skills have a significant effect on improving the quality of healthcare services for pilgrims.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi, khususnya dalam konteks perbedaan bahasa dan budaya yang berpotensi menghambat komunikasi efektif antara tenaga kesehatan dan jemaah. Kemampuan berbahasa Arab menjadi aspek yang sangat penting dalam mendukung komunikasi medis, koordinasi pelayanan, serta meningkatkan tingkat kepuasan dan keselamatan jemaah haji. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan berbahasa Arab terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah haji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental melalui model one-group pretest–posttest, yang melibatkan 53 tenaga kesehatan sebagai responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t sampel berpasangan (paired sample t-test) untuk menguji perbedaan rata-rata antara skor pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil pre-test dan post-test. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan komunikasi bahasa Arab memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi jemaah haji.
Copyrights © 2026