This study aims to analyze the challenges and solutions in the implementation of the al-Miftāh li al-‘Ulūm method in qawā‘id learning at the Nurul As’adiyah Parang Islamic Boarding School, Bantaeng Regency. This study uses a descriptive qualitative approach to analyze the challenges and solutions in the application of the al-Miftāh li al-‘Ulūm method in qawā‘id learning: a case study at the Nurul As’adiyah Parang Islamic Boarding School, Bantaeng Regency. Descriptive research describes the phenomena that exist in the field, while qualitative research analyzes and interprets social activities, attitudes, beliefs, and perceptions of individuals or groups. The results show that this study offers a five-step solution model to overcome the challenges of implementing the al-Miftāḥ li al-‘Ulūm method in qawā‘id learning, namely habituation, providing motivation, filtration, classifying students based on ability, and adding teaching staff. This model is a new contribution because it has not been formulated systematically in previous studies that generally only focus on the effectiveness of learning methods.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan solusi dalam penerapan metode al-Miftāh li al-‘Ulūm dalam pembelajaran qawā‘id di Pondok Pesantren Nurul As’adiyah Parang Kabupaten Bantaeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis tantangan dan solusi dalam penerapan metode al-Miftāh li al-‘Ulūm dalam pembelajaran qawā‘id: studi kasus di Pondok Pesantren Nurul As’adiyah Parang Kabupaten Bantaeng. Penelitian deskriptif menggambarkan fenomena yang ada di lapangan, sedangkan penelitian kualitatif menganalisis dan menginterpretasi aktivitas sosial, sikap, keyakinan, dan persepsi individu atau kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menawarkan model solusi lima langkah untuk mengatasi tantangan penerapan metode al-Miftāḥ li al-‘Ulūm dalam pembelajaran qawā‘id, yaitu habituasi, pemberian motivasi, filtrasi, pengklasifikasian santri berdasarkan kemampuan, serta penambahan tenaga pengajar. Model ini menjadi kontribusi baru karena belum dirumuskan secara sistematis dalam penelitian sebelumnya yang umumnya hanya berfokus pada efektivitas metode pembelajaran.
Copyrights © 2026