Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan motorik kasar pada anak usia dini serta masih terbatasnya penerapan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan di lembaga PAUD. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah pembelajaran seni tari dolanan yang berbasis budaya lokal dan melibatkan aktivitas gerak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran seni tari dolanan dalam pengembangan motorik kasar anak di TK Negeri Jepon. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara dengan guru serta kepala sekolah. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang dilakukan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari dolanan mampu meningkatkan antusiasme, keterlibatan, keseimbangan, koordinasi, kelincahan, serta kekuatan otot anak. Selain itu, pembelajaran ini juga berdampak positif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak. Kesimpulannya, pembelajaran seni tari dolanan efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk mengembangkan motorik kasar anak usia dini secara menyeluruh dan bermakna.
Copyrights © 2026