Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya dikotomi antara sains dan agama dalam pembelajaran IPA di madrasah, sehingga nilai spiritual belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan deep learning berbasis keislaman dalam pembelajaran IPA di MI Insan Rabbani Susukan Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 1 guru IPA dan 15 siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dari 66% (10 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 80% (12 siswa) pada pertemuan ketiga, dengan tingkat fokus mencapai 93%. Sebanyak 100% siswa terlibat dalam diskusi kelompok, 67% (9 siswa) mampu menjelaskan tanpa membaca, dan 3 dari 5 kelompok mampu berargumentasi. Kesimpulannya, pendekatan ini efektif meningkatkan pemahaman konseptual, sikap ilmiah, dan kesadaran spiritual siswa, meskipun masih memerlukan penguatan dalam implementasinya.
Copyrights © 2026