Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental melalui desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 25 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa tes tujuan pilihan ganda yang dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan membaca, meliputi pengenalan bunyi huruf, membaca kata sederhana, hingga memahami makna kalimat melalui bantuan konteks visual. Analisis pemenang menunjukkan bahwa data pre-test berdistribusi normal (p=0.132), namun data post-test tidak berdistribusi normal (p=0.017). Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan statistik non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan media. Hal ini didukung oleh uji linearitas yang menunjukkan korelasi sangat kuat (r=0.912) antara kemampuan awal dan akhir siswa, menunjukkan pola peningkatan yang konsisten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media bergambar efektif berfungsi sebagai jembatan kognitif (kognitif jembatan) yang membantu siswa mentransisikan pemahaman dari simbol teks abstrak menuju pemahaman makna kontekstual yang konkret.
Copyrights © 2026